Definisi, Contoh Paragraf/Kalimat Deduktif, Induktif, dan Campuran dalam Bahasa Indonesia

Pengertian, macam-macam majas dan contohnya sudah dibahas lebih dulu di sini. Kali ini, kita akan belajar mengetahui definisi, contoh paragraf/kalimat deduktif, induktif, dan campuran dalam Bahasa Indonesia.

Paragraf, merupakan gabungan dari beberapa kalimat yang mengandung sebuah gagasan atau topik utama yang sedang dibahas di dalamnya. Dalam bahasa Indonesia, ada tiga jenis paragraf yang bisa kita ketahui dan pelajari. Diantaranya adalah, paragraf deduktif, Induktif, dan campuran.

A) Definisi dan Contoh Pargraf Deduktif

Definisi / Pengertian

Definisi atau pengertian dari paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang berpola dari kalimat umum ke khusus. Paragraf deduktif didahului dengan kalimat umum kemudian dikembangkan dengan beberapa kalimat penjelas.

Penggunaan atau contoh-contoh paragraf deduktif bahasa Indonesia bisa kita temukan di pelbagai penyedia artikel, seperti internet, majalah, tabloid dan juga koran.

Ciri-ciri paragraf deduktif :

  • Kalimat utama berada di awal paragraf.
  • Kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan penjelasan-penjelasan.

Jika diurutkan, berikut contoh format/pola dari kalimat paragraf deduktif :

  1. Kalimat Umum,
  2. Kalimat Khusus,
  3. Kalimat Khusus,
  4. Kalimat Khusus.

3 contoh paragraf yang berisi kalimat deduktif :

Contoh 1

Pos kesehatan di pasar itu memang di khususkan melayani pedagang dan pembeli. Pedagang tidak akan khawatir meninggalkan dagangannya karena hanya berobat masih di kawasan pasar. Mereka dapat antre saat sepi pembeli. “Kebanyakan periksa gula darah dan rematik, mayoritas pasiennya berusia tua,” papar Siti.

Contoh 2

Kebersihan sangat menjadi masalah di sekolah. Ini terjadi karena banyak murid-murid yang tidak sadar akan kebersihan. Padahal “Kebersihan adalah sebagian dari iman”.

Contoh 3

Negara adalah institusi mapan, tetapi tetap dinamis sehingga mampu mengantisipasi segala perubahan yang terjadi. Negara mewadahi seluruh kepentingan masyarakat bangsa. Ia hanya menyediakan kerangka umum yang bersifat abstrak, sehingga terbuka untuk ditafsirkan. Sementara pemerintah adalah pranata kontemporer, sebagai penyelenggara negara dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh konstitusi negara.

B) Pengertian dan Contoh Paragraf Induktif

Definisi / Pengertian

Definisi paragraf induktif adalah paragraf yang berpola dari khusus ke umum, artinya paragraf induktif diawali dengan beberapa kalimat penjelas kemudian ditarik kesimpulan yang berupa umum, sehingga kalimat utamanya terletak di akhir paragraf.

Ciri-ciri paragraf yang berisi kalimat induktif :

  • Dimulai dengan kalimat penjelasan-penjelasan khusus.
  • Kemudian, digeneralisasikan menjadi sebuah kesimpulan berdasarkan penjelasan-penjelasan khusus.
  • Kalimat utama terdapat di akhir paragraf sebagai kesimpulan.

Paragraf induktif dibagi kembali menjadi 4 jenis :

  1. Pagaraf indkutif analogi
  2. Paragraf induktif perbandingan
  3. Paragraf induktif sebab akibat
  4. Paragraf induktif generalisasi

Jika diurutkan, berikut contoh format/pola dari kalimat paragraf induktif :

  1. Kalimat Khusus,
  2. Kalimat Khusus,
  3. Kalimat Umum.

3 Contoh Paragraf Induktif :

Contoh 1

Oleh sebab itu saya sangat setuju dengan adanya kegiatan kerja bakti seminggu sekali. Karena, jika lingkungan hidup bersih maka kita juga akan sehat. Maka dari itu, kegiatan kerjanbakti sangat penting di lingkungan sekolah.

Contoh 2

Penampilannya unik, dalam 1 daun ada dua warna atau lebih. Kelangkaannya membuat ia diburu para kolektor. Harganya menyamai karya seni, meroket ratusan kali lipat. Hanya satu yang diinginkan para kolektor, yaitu keeksklusifannya. Bayangkan saja, peluang satu berbanding satu juta kelahiran. Itulah taman variegate.

Contoh 3

Penyair akan membuat sebuah puisi dengan cara menuangkan imajinasinya, barulah tercermin sebuah puisi. Pengarang novel merangkai ceritanya dengan pengembangan imajinasi. Demikian juga seniman akan menggoreskan lukisan didahului dengan imajinasinya ke arah yang sebenarnya. Memang benar imajinasi diperlukan dalam menciptakan suatu karya.

C) Penjelasan dan Contoh Paragraf Campuran

Definisi / Pengertian

Paragraf campuran adalah sebuah paragraf yang gagasan utamanya terletak pada kalimat pertama dan kalimat terakhir. Kalimat terakhir umumnya mengulangi gagasan yang dinyatakan kalimat pertama dengan sedikit tekanan dan variasi.

Paragraf campuran juga dapat diartikan dengan paragraf yang kalimat utama atau gagasan utamanya terletak di awal dan akhir paragraf.

Ciri-ciri paragraf yang berisi kalimat campuran:

  • Terdapat kalimat utama di awal paragraf dan kemudian ditekankan kembali di akhir paragrapah.
  • Adanya pengulangan atau variasi pada beberapa kata di awal dan di akhir paragraf.

Jika diurutkan, berikut contoh format/pola dari kalimat paragraf campuran :

  1. Kalimat Umum,
  2. Kalimat Khusus,
  3. Kalimat Umum.

5 Contoh Paragraf Campuran

Contoh 1

Hidup di desa sangat jauh berbeda dengan hidup di perkotaan. Suasana di desa sangat nyaman dan tenteram. Di sana suasananya masih sangat alami dan jauh dari kebisingan-kebisingan yang selalu lekat pada perkotaan. Tidak hanya suasananya saja yang menjadikan hidup di desa lebih nyaman dibandingkan di kota, tetapi kerukunan antar warga yang masih sangat erat membuat kehidupan di desa semakin indah. Di desa semua warganya masih menganut asas gotong royong dan peduli satu sama lain. Tidak seperti penduduk perkotaan yang sudah mulai acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitarnya. Bahkan hampir tidak ada tindakan kriminal yang terjadi di desa. Oleh karena itu, hidup di desa sangat menyenangkan jika dibandingkan dengan hidup di perkotaan.

Contoh 2

Saat ini mencari pekerjaan sangatlah sulit. Hal ini dikarenakan minimnya jumlah lapangan pekerjaan dibandingkan dengan jumlah para pencari kerja. Jumlah orang-orang yang mencari kerja ini meningkat setiap tahunnya akibat dari meledaknya jumlah penduduk, sayangnya peningkatan ini tidak diikuti dengan bertambahnya jumlah lapangan kerja. Akibatnya pengangguran terjadi di mana-mana. Bahkan kini tidak hanya mereka yang tidak memiliki pendidikan tinggi saja, tetapi para sarjana pun mulai kesulitan untuk mencari sebuah pekerjaan yang layak dikarenakan minimnya lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, banyak sekali para pencari kerja yang menjadi pengangguran.

Contoh 3

Facebook adalah tempat curhat online para facebooker. Hampir setiap detik selalu ada saja yang menceritakan kesedihannya disitus media sosial ini. Mengungkapkan perasaannya terhadap sesuatu, bahkan ada pula yang menuliskan kronologis kejadian yang menimpa dirinya dengan terstruktur.

Melalui statusnya, para teman atau kerabat akan mulai singgah memberi like dan komentar yang berisi saran. Kecepatan dan kemudahan inilah yang membuat Facebook dirasa sebagai tempat curhat online yang paling tepat.

Contoh 4

Kemarau panjang tahun ini menimbulkan masalah yang sangat besar bagi masyarakat. Banyak sekali kerugian-kerugian yang disebabkan oleh bencana ini. Diantaranya adalah sumur-sumur yang mengering, dan debu-debu yang beterbangan dimana-mana. Hal ini membuat para warga kesulitan dan juga mengalami sesak nafas akibat menghirup debu. Namun, diantara itu semua para petanilah yang mengalami kerugian yang amat sangat besar dikarenakan ribuan hektar sawah yang gagal panen akibat keringnya sawah-sawah mereka. Bahkan baru-baru ini kemarau yang terjadi menyebabkan kebakaran hutan yang terjadi di mana-mana. Salah satu kasus yang parah terjadi di Provinsi Riau. Di daerah tersebut ribuan hektare hutan terbakar dan menyebabkan Riau diselimuti oleh asap yang pekat selama beberapa waktu lamanya. Oleh karena itulah kemarau panjang yang terjadi tahun ini sangat merugikan bagi masyarakat.

Contoh 5

Para petani sawit terancam stress setelah harga buah kelapa sawit menurun drastis. Bagaimana tidak, yang tadinya harga perkilo dibandrol Rp 2.000,- kini rata-rata sudah mencapai angka sekitar 400 rupiah per kilonya.

Padahal kebanyakan mereka hanya mengandalkan penghasilan dari satu sumber saja, yaitu bertani sawit. Ada juga yang berani meminjam uang dengan jumlah besar di Bank dan tempat lainya dan setelah harga menurun seperti ini, dengan apa mereka akan melunasi hutang-hutangnya.

Akibat dari anjloknya harga sawit secara besar-besaran, banyak pula dari mereka yang terpaksa menjual lahan pertanian miliknya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, dan setelah uang tersebut habis, maka tidak ada lagi lapangan kerja untuknya dan potensi keterpurukan para petani kelapa sawit akan semakin meningkat.

Setelah membaca semua penjelasan di atas, saya berharap kamu tidak lagi mengalami kesulitan ketika mendapatkan tugas Pekerjaan Rumah (PR) membuat Contoh Paragraf/Kalimat Deduktif, Induktif, dan Campuran dalam Bahasa Indonesia

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!