Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cerita Si Kancil dan Jerapah dalam Bahasa Inggris dan Artinya


Si kancil dan jerapah adalah dua hewan yang hidup di habitat yang berbeda. Si kancil adalah hewan kecil dan lincah yang hidup di hutan tropis Asia Tenggara, sedangkan jerapah adalah hewan tinggi dan anggun yang hidup di sabana Afrika. Namun, dalam cerita ini, mereka bertemu satu sama lain dan memiliki petualangan yang menarik.


The Mouse Deer and the Giraffe

One day, a mouse deer was wandering around the forest, looking for some fruits to eat. He saw a big and juicy mango hanging from a tree, but it was too high for him to reach. He tried to jump, but he failed. He looked around and saw a big and long neck sticking out from the bushes. It was a giraffe who had lost his way and ended up in the forest.

“Hello, Mr. Giraffe. What are you doing here?” the mouse deer greeted him.

“Hello, Mr. Mouse Deer. I’m lost. I don’t know how to get back to my home in the savanna,” the giraffe said sadly.

“Maybe I can help you. But first, can you do me a favor?” the mouse deer asked.

“What is it?” the giraffe said.

“Can you help me get that mango from the tree? I’m very hungry, and it looks so delicious,” the mouse deer said.

“Sure, I can do that. It’s easy for me. I have a long neck, you know,” the giraffe said.

The giraffe stretched his neck and plucked the mango from the tree. He gave it to the mouse deer, who ate it happily.

“Thank you, Mr. Giraffe. You are very kind,” the mouse deer said.

“You’re welcome, Mr. Mouse Deer. Now, can you help me find my way back to the savanna?” the giraffe asked.

“Of course, I can. Follow me. I know a shortcut,” the mouse deer said.

The mouse deer led the giraffe through the forest. Along the way, they met many dangers, such as snakes, crocodiles, and hunters. The mouse deer used his cleverness and trickery to save them from the enemies. The giraffe used his height and strength to help the mouse deer cross the rivers and climb the hills. They worked together as a team and became good friends.

Finally, they reached the edge of the forest and saw the vast and open savanna.

“Look, Mr. Giraffe. This is your home. You can see your friends over there,” the mouse deer said.

“Wow, Mr. Mouse Deer. You are right. This is my home. I can see my friends over there. Thank you for helping me. You are very smart,” the giraffe said.

“You’re welcome, Mr. Giraffe. You are very strong. I’m glad we met each other. You are my friend,” the mouse deer said.

They hugged each other and said goodbye. The giraffe joined his friends in the savanna, while the mouse deer returned to his home in the forest. They never forgot each other and their friendship.


Terjemahan

Si Kancil dan Jerapah

Suatu hari, si kancil sedang berkeliling hutan, mencari buah-buahan untuk dimakan. Dia melihat sebuah mangga besar dan manis yang tergantung di pohon, tetapi terlalu tinggi untuk dijangkau. Dia mencoba melompat, tetapi gagal. Dia melihat sekeliling dan melihat sebuah leher besar dan panjang yang menjulur dari semak-semak. Itu adalah jerapah yang tersesat dan berakhir di hutan.

“Halo, Pak Jerapah. Apa yang Anda lakukan di sini?” si kancil menyapanya.

“Halo, Pak Kancil. Saya tersesat. Saya tidak tahu bagaimana cara kembali ke rumah saya di sabana,” jerapah berkata sedih.

“Mungkin saya bisa membantu Anda. Tapi sebelumnya, bisakah Anda membantu saya?” si kancil bertanya.

“Apa itu?” jerapah berkata.

“Bisakah Anda membantu saya mendapatkan mangga itu dari pohon? Saya sangat lapar, dan itu terlihat sangat lezat,” si kancil berkata.

“Tentu saja, saya bisa melakukan itu. Itu mudah bagi saya. Saya memiliki leher yang panjang, tahu,” jerapah berkata.

Jerapah meregangkan lehernya dan memetik mangga dari pohon. Dia memberikannya kepada si kancil, yang memakannya dengan senang hati.

“Terima kasih, Pak Jerapah. Anda sangat baik,” si kancil berkata.

“Sama-sama, Pak Kancil. Sekarang, bisakah Anda membantu saya menemukan jalan kembali ke sabana?” jerapah bertanya.

“Tentu saja, saya bisa. Ikuti saya. Saya tahu jalan pintas,” si kancil berkata.

Si kancil membimbing jerapah melalui hutan. Sepanjang jalan, mereka bertemu banyak bahaya, seperti ular, buaya, dan pemburu. Si kancil menggunakan kecerdasan dan tipu dayanya untuk menyelamatkan mereka dari musuh. Jerapah menggunakan tinggi dan kekuatannya untuk membantu si kancil menyeberangi sungai dan mendaki bukit. Mereka bekerja sama sebagai tim dan menjadi teman baik.

Akhirnya, mereka sampai di tepi hutan dan melihat sabana yang luas dan terbuka.

“Lihat, Pak Jerapah. Ini adalah rumah Anda. Anda bisa melihat teman-teman Anda di sana,” si kancil berkata.

“Wah, Pak Kancil. Anda benar. Ini adalah rumah saya. Saya bisa melihat teman-teman saya di sana. Terima kasih telah membantu saya. Anda sangat pintar,” jerapah berkata.

“Sama-sama, Pak Jerapah. Anda sangat kuat. Saya senang bertemu Anda. Anda adalah teman saya,” si kancil berkata.

Mereka berpelukan dan berpisah. Jerapah bergabung dengan teman-temannya di sabana, sementara si kancil kembali ke rumahnya di hutan. Mereka tidak pernah melupakan satu sama lain dan persahabatan mereka.

Pesan Moral

Pesan moral dari cerita ini adalah bahwa kita bisa belajar dari satu sama lain dan saling membantu, meskipun kita berbeda. Kita bisa mengatasi segala rintangan dan tantangan jika kita bekerja sama sebagai tim. Kita juga bisa berteman baru dan bersenang-senang di sepanjang jalan.