Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cerita Kancil dan Ayam dalam Bahasa Inggris dan Artinya


Cerita kancil dan ayam adalah salah satu dongeng klasik yang populer di Indonesia. Dongeng ini mengisahkan tentang persahabatan yang terjalin antara kancil, seekor binatang yang cerdik dan pintar, dengan ayam, seekor binatang yang lemah dan mudah menjadi mangsa. Cerita ini juga mengandung pesan moral tentang pentingnya saling membantu, menghargai, dan bersyukur.

Cerita Kancil dan Ayam dalam Bahasa Inggris dan Artinya


The Story of the Mouse Deer and the Chicken: A Touching Tale of Friendship

One day, the mouse deer was walking in the forest looking for food. He saw a deep hole in the ground. He was curious and approached to see what was in the hole. It turned out that there were three chicks trapped in the hole. They cried and asked for help.

The mouse deer felt sorry for the frightened chicks. He quickly went down to the hole and carried them out one by one. The chicks were very happy and thanked the mouse deer. They said that they were lost from their mother and did not know the way home.

The mouse deer then offered to help them find their mother. He carried them on his back and walked through the forest. On the way, they met a crocodile, a tiger, and a snake who wanted to eat them. But the mouse deer managed to trick them with his cleverness. He made them fight, run, or sleep.

Finally, after walking for a long time, the mouse deer found the mother hen who was looking for her children. The mother hen was overjoyed to see her children safe. She also thanked the mouse deer who had saved and brought home her children. She invited the mouse deer to eat with her in her nest.

The mouse deer gladly accepted the offer. He felt hungry after adventuring all day. He then ate with the hen and her children. They talked and laughed together. They felt happy and grateful. They became good friends.

Terjemahan

Cerita Kancil dan Ayam: Kisah Persahabatan yang Mengharukan

Suatu hari, kancil sedang berjalan-jalan di hutan mencari makanan. Ia melihat sebuah lubang yang cukup dalam di tanah. Ia penasaran dan mendekat untuk melihat apa yang ada di dalam lubang itu. Ternyata, di dalam lubang itu ada tiga ekor anak ayam yang terperangkap. Mereka menangis dan meminta tolong.

Kancil merasa kasihan melihat anak ayam yang ketakutan. Ia segera turun ke lubang itu dan menggendong mereka satu per satu keluar dari lubang. Anak ayam sangat senang dan berterima kasih kepada kancil. Mereka mengatakan bahwa mereka tersesat dari induk mereka dan tidak tahu jalan pulang.

Kancil pun menawarkan untuk membantu mereka mencari induk mereka. Ia menggendong mereka di punggungnya dan berjalan menyusuri hutan. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan buaya, harimau, dan ular yang ingin memakan mereka. Namun, kancil berhasil mengelabui mereka dengan akalnya yang cerdik. Ia membuat mereka saling bertengkar, berlari, atau tertidur.

Akhirnya, setelah berjalan cukup lama, kancil menemukan induk ayam yang sedang mencari anak-anaknya. Induk ayam sangat gembira melihat anak-anaknya selamat. Ia pun berterima kasih kepada kancil yang telah menyelamatkan dan membawa pulang anak-anaknya. Ia mengajak kancil untuk makan bersama di sarangnya.

Kancil pun menerima tawaran itu dengan senang hati. Ia merasa lapar setelah berpetualang sepanjang hari. Ia pun makan bersama dengan ayam dan anak-anaknya. Mereka bercerita dan tertawa bersama. Mereka merasa bahagia dan bersyukur. Mereka pun menjadi sahabat yang baik.


Pesan Moral

Dari cerita kancil dan ayam, kita bisa belajar beberapa hal, yaitu:
  • Kita harus saling membantu sesama yang membutuhkan, tanpa memandang perbedaan. Kancil membantu ayam yang terperangkap di lubang, meskipun mereka berbeda jenis. Ia tidak memanfaatkan atau mengabaikan mereka, melainkan menolong mereka dengan ikhlas.
  • Kita harus menghargai dan menghormati orang yang telah membantu kita, tanpa memandang status. Ayam berterima kasih kepada kancil yang telah menyelamatkan dan membawa pulang anak-anaknya. Ia tidak sombong atau meremehkan kancil, melainkan mengundangnya untuk makan bersama di sarangnya.
  • Kita harus bersyukur atas apa yang kita miliki, tanpa memandang kekurangan. Kancil dan ayam merasa bahagia dan bersyukur atas persahabatan mereka. Mereka tidak iri atau dengki dengan yang lain, melainkan menikmati apa yang mereka punya.