Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cerita Kancil dan Kera dalam Bahasa Inggris dan Artinya


Cerita kancil dan kera adalah salah satu cerita rakyat Indonesia yang populer. Cerita ini mengisahkan tentang kancil yang cerdik dan kera yang sombong. Kancil berhasil mengelabui kera dengan berbagai akalnya. Cerita ini mengandung pesan moral bahwa kesombongan akan membawa kehancuran, sedangkan kecerdikan akan membawa kemenangan. Berikut adalah cerita kancil dan kera dalam Bahasa Inggris dan artinya.

The Mouse Deer and the Monkey

Once upon a time, there was a mouse deer who lived in the forest. He was very clever and always outwitted other animals. One day, he was walking around the forest looking for some fruits to eat. He saw a big tree with ripe bananas on it. He wanted to eat the bananas, but he could not reach them. He thought of a way to get the bananas.

He saw a monkey sitting on the tree, eating the bananas. The mouse deer decided to trick the monkey. He approached the monkey and said, “Hello, Mr. Monkey. You look so handsome today. Your fur is shiny and your teeth are white. You are the most handsome animal in the forest.”

The monkey was flattered by the mouse deer’s compliments. He smiled and said, “Thank you, Mr. Mouse Deer. You are very kind. What can I do for you?”

The mouse deer said, “Well, I have a favor to ask. I want to eat some bananas, but I cannot reach them. Can you please give me some?”

The monkey said, “Sure, I can give you some bananas. But you have to do something for me first. You have to sing a song for me. I love listening to songs.”

The mouse deer agreed. He said, “Okay, I will sing a song for you. But you have to promise me that you will give me some bananas after I finish singing.”

The monkey said, “I promise. Now, start singing.”

The mouse deer began to sing. He sang very loudly and badly. He made a lot of noise and disturbed the other animals in the forest. The monkey was annoyed by the mouse deer’s singing. He said, “Stop, stop, stop! You are not singing. You are making noise. You have a terrible voice. You are hurting my ears.”

The mouse deer said, “I’m sorry, Mr. Monkey. I thought you liked my singing. Maybe you prefer another song. Let me sing another song for you.”

The monkey said, “No, no, no! I don’t want to hear any more songs from you. Just take some bananas and go away.”

The monkey threw some bananas to the mouse deer. The mouse deer caught the bananas and said, “Thank you, Mr. Monkey. You are very generous. I will enjoy these bananas very much.”

The mouse deer ran away with the bananas. He laughed and said, “Ha ha ha, I tricked the monkey. He thought he was smart, but he was actually foolish. He gave me the bananas for free. I am the cleverest animal in the forest.”

Artinya

Kancil dan Kera

Pada suatu hari, ada seekor kancil yang tinggal di hutan. Dia sangat cerdik dan selalu mengelabui binatang lain. Suatu hari, dia berjalan-jalan di hutan mencari buah-buahan untuk dimakan. Dia melihat pohon besar dengan pisang matang di atasnya. Dia ingin memakan pisang, tapi dia tidak bisa meraihnya. Dia berpikir cara untuk mendapatkan pisang.

Dia melihat seekor kera sedang duduk di pohon, memakan pisang. Kancil memutuskan untuk menipu kera. Dia mendekati kera dan berkata, “Halo, Pak Kera. Anda tampak tampan sekali hari ini. Bulu Anda berkilau dan gigi Anda putih. Anda adalah binatang paling tampan di hutan.”

Kera merasa senang dengan pujian kancil. Dia tersenyum dan berkata, “Terima kasih, Pak Kancil. Anda sangat baik. Ada apa dengan Anda?”

Kancil berkata, “Sebenarnya, saya punya permintaan. Saya ingin memakan pisang, tapi saya tidak bisa meraihnya. Bisakah Anda memberi saya beberapa?”

Kera berkata, “Tentu saja, saya bisa memberi Anda beberapa pisang. Tapi Anda harus melakukan sesuatu untuk saya dulu. Anda harus menyanyikan lagu untuk saya. Saya suka mendengarkan lagu.”

Kancil setuju. Dia berkata, “Baiklah, saya akan menyanyikan lagu untuk Anda. Tapi Anda harus berjanji bahwa Anda akan memberi saya beberapa pisang setelah saya selesai menyanyi.”

Kera berkata, “Saya janji. Sekarang, mulailah menyanyi.”

Kancil mulai menyanyi. Dia menyanyi dengan keras dan jelek. Dia membuat banyak suara dan mengganggu binatang lain di hutan. Kera merasa kesal dengan nyanyian kancil. Dia berkata, “Berhenti, berhenti, berhenti! Anda tidak sedang menyanyi. Anda sedang membuat suara. Anda punya suara yang buruk. Anda menyakiti telinga saya.”

Kancil berkata, “Maaf, Pak Kera. Saya kira Anda suka dengan nyanyian saya. Mungkin Anda lebih suka lagu lain. Biar saya nyanyikan lagu lain untuk Anda.”

Kera berkata, “Tidak, tidak, tidak! Saya tidak mau mendengar lagi lagu dari Anda. Ambil saja beberapa pisang dan pergi.”

Kera melemparkan beberapa pisang ke kancil. Kancil menangkap pisang dan berkata, “Terima kasih, Pak Kera. Anda sangat murah hati. Saya akan menikmati pisang ini dengan sangat.”

Kancil lari dengan membawa pisang. Dia tertawa dan berkata, “Ha ha ha, saya menipu kera. Dia kira dia pintar, tapi sebenarnya dia bodoh. Dia memberi saya pisang gratis. Saya adalah binatang paling cerdik di hutan.”