Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cerita Kancil dan Singa dalam Bahasa Inggris dan Artinya


The Mouse Deer and the Lion (Cerita Kancil dan Singa)

Once upon a time, there was a mouse deer who lived in the jungle. He was small but very clever. He often outsmarted the other animals with his tricks.

One day, he met a lion who was the king of the jungle. The lion was hungry and wanted to eat the mouse deer. He roared and said, "Hello, little mouse deer. You look very tasty. I think I will have you for my lunch."

The mouse deer was scared, but he did not show it. He pretended to be calm and said, "Oh, hello, Mr. Lion. You are very kind to invite me for lunch. But I have a better idea. Why don't you follow me to the river? There is a bigger and juicier mouse deer there. You can eat him instead of me."

The lion was curious and greedy. He thought that he could eat both mouse deers. He agreed to follow the mouse deer to the river.

When they arrived at the river, the mouse deer pointed to the water and said, "Look, Mr. Lion. There is the bigger mouse deer. He is waiting for you."

The lion looked at the water and saw his own reflection. He thought that it was another mouse deer. He did not realize that it was a trick. He jumped into the water to catch the bigger mouse deer.

The mouse deer quickly ran away and hid behind a tree. He laughed and said, "Ha ha ha, Mr. Lion. You are so foolish. You fell for my trick. There is no bigger mouse deer. That was your own reflection. You should not be so greedy and arrogant. You should learn to respect the smaller animals."

The lion was angry and embarrassed. He tried to get out of the water, but he could not. He was stuck in the mud. He roared and said, "Help me, mouse deer. Help me get out of here."

The mouse deer said, "Sorry, Mr. Lion. I cannot help you. You wanted to eat me, remember? You should have been more careful. Goodbye, Mr. Lion. Have a nice day."

The mouse deer left the lion in the water and went back to the jungle. He was happy and proud that he had escaped from the lion.

The moral of the story is: Don't underestimate the smaller animals. They may be smarter than you think.

Artinya

Cerita Kancil dan Singa

Dahulu kala, ada seekor kancil yang tinggal di hutan. Dia kecil tapi sangat pintar. Dia sering mengakali hewan lain dengan triknya.

Suatu hari, ia bertemu dengan seekor singa yang merupakan raja hutan. Singa itu lapar dan ingin memakan kancil. Dia meraung dan berkata, "Halo, kancil kecil. Kamu terlihat sangat enak. Kurasa aku akan memilikimu untuk makan siangku."

Kancil ketakutan, tetapi dia tidak menunjukkannya. Dia berpura-pura tenang dan berkata, "Oh, halo, Tuan Singa. Anda sangat baik mengundang saya untuk makan siang. Tapi saya punya ide yang lebih baik. Mengapa Anda tidak mengikuti saya ke sungai? Ada kancil yang lebih besar dan lebih segar di sana. Kamu bisa memakannya daripada aku."

Singa itu penasaran dan serakah. Dia berpikir bahwa dia bisa memakan kedua kancil. Dia setuju untuk mengikuti kancil ke sungai.

Ketika mereka tiba di sungai, kancil menunjuk ke air dan berkata, "Lihat, Tuan Singa. Ada kancil yang lebih besar. Dia menunggumu."

Singa memandang air dan melihat bayangannya sendiri. Dia mengira itu adalah kancil lain. Dia tidak menyadari bahwa itu adalah tipuan. Dia melompat ke air untuk menangkap kancil yang lebih besar.

Kancil dengan cepat melarikan diri dan bersembunyi di balik pohon. Dia tertawa dan berkata, "Ha ha ha, Tuan Singa. Kamu sangat bodoh. Anda jatuh karena trik saya. Tidak ada kancil yang lebih besar. Itu adalah refleksi Anda sendiri. Anda seharusnya tidak begitu serakah dan sombong. Kamu harus belajar menghormati hewan yang lebih kecil."

Singa itu marah dan malu. Dia mencoba keluar dari air, tetapi dia tidak bisa. Dia terjebak di lumpur. Dia meraung dan berkata, "Tolong aku, kancil. Bantu aku keluar dari sini."

Kancil berkata, "Maaf, Tuan Singa. Saya tidak dapat membantu Anda. Anda ingin memakan saya, ingat? Anda seharusnya lebih berhati-hati. Selamat tinggal, Tuan Singa. Semoga harimu menyenangkan."

Kancil meninggalkan singa di air dan kembali ke hutan. Dia senang dan bangga bahwa dia telah melarikan diri dari singa.

Moral dari cerita ini adalah: Jangan meremehkan hewan yang lebih kecil. Mereka mungkin lebih pintar dari yang Anda pikirkan.